Yayasan Pakem Maddhu Gelar Seminar Hasil Transliterasi Terjemah Al-Qur’an Berbahasa Madura Juz 11–20 ke Aksara Carakan Madura

Pamekasan — Yayasan Pakem Maddhu menggelar Seminar Hasil Transliterasi Terjemah Al-Qur’an Berbahasa Madura ke dalam Aksara Carakan Madura Juz 11–20 pada Rabu, 29 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Rumah Makan Kasmaran tersebut merupakan bagian dari upaya Yayasan Pakem Maddhu dalam melestarikan, mengembangkan, dan memperluas penggunaan Aksara Carakan Madura, khususnya melalui transliterasi teks keagamaan. Seminar ini sekaligus menjadi ruang akademik dan kebudayaan untuk menguji ketepatan bentuk aksara, kaidah penulisan, serta kesesuaian hasil transliterasi dengan karakter bahasa Madura.
Kegiatan tersebut diikuti oleh para guru Bahasa Madura dari jenjang Sekolah Dasar (SD) serta sejumlah pemerhati bahasa dan budaya Madura. Yayasan Pakem Maddhu juga menghadirkan pakar Carakan Madura, Bapak Harwiyanto dari Komunitas Abdhi Dhalem Kabupaten Sumenep, sebagai narasumber dan penelaah hasil transliterasi. Dalam forum seminar, peserta memberikan berbagai masukan berkaitan dengan konsistensi penggunaan aksara dasar, pasangan, sandhangan, penulisan kosakata khas Madura, serta prinsip transliterasi yang tetap mempertahankan ketepatan bunyi dan makna terjemahan Al-Qur’an berbahasa Madura.
Melalui seminar tersebut, Yayasan Pakem Maddhu berharap hasil transliterasi Juz 11–20 dapat semakin sempurna sebelum memasuki tahap penyuntingan dan penyelesaian akhir. Program transliterasi ini tidak hanya dimaksudkan untuk menghasilkan dokumen keagamaan dalam Aksara Carakan Madura, tetapi juga menjadi bagian dari gerakan revitalisasi aksara daerah agar dapat dikenal, dipelajari, dan diwariskan kepada generasi muda. Keterlibatan guru Bahasa Madura dan pakar Carakan dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara lembaga kebudayaan, praktisi pendidikan, dan komunitas aksara dalam menjaga keberlangsungan bahasa serta aksara Madura di tengah perkembangan zaman.