Yayasan Pakem Maddhu menerima AJP Award Tahun 2025 dari Aliansi Jurnalis Pamekasan (AJP) sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan kepedulian yayasan dalam pelestarian serta pengembangan bahasa dan sastra Madura. Penghargaan tersebut menjadi pengakuan terhadap konsistensi Yayasan Pakem Maddhu dalam menjaga keberlangsungan bahasa Madura sebagai salah satu kekayaan budaya daerah yang memiliki nilai historis, identitas, dan kearifan lokal yang kuat. Melalui berbagai kegiatan kebahasaan, kesastraan, pendidikan, dan kebudayaan, Yayasan Pakem Maddhu terus berupaya menempatkan bahasa dan sastra Madura sebagai bagian penting dalam pembangunan kebudayaan masyarakat Madura.
Komitmen Yayasan Pakem Maddhu diwujudkan melalui berbagai program pelestarian dan pengembangan, antara lain pendidikan dan pelatihan bahasa Madura, pengembangan literasi bahasa dan sastra Madura, penyusunan serta penerbitan bahan ajar dan buku referensi, penguatan penggunaan ondhâgghâ bhâsa, pelestarian Aksara Carakan Madura, dokumentasi sastra lisan dan tradisi lokal, serta kegiatan ilmiah yang melibatkan akademisi, guru, budayawan, sastrawan, mahasiswa, dan masyarakat. Yayasan juga berupaya mengembangkan bahasa Madura agar mampu beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tanpa kehilangan karakteristik linguistik dan nilai-nilai budaya yang melekat di dalamnya. Berbagai kegiatan tersebut menjadi bagian dari gerakan berkelanjutan untuk melakukan revitalisasi bahasa dan sastra Madura, khususnya kepada generasi muda.
Penganugerahan AJP Award 2025 kepada Yayasan Pakem Maddhu memiliki makna penting karena menunjukkan bahwa gerakan pelestarian bahasa dan sastra daerah memperoleh perhatian dan apresiasi dari kalangan media serta masyarakat. Penghargaan ini sekaligus menjadi motivasi bagi Yayasan Pakem Maddhu untuk semakin memperluas jejaring kerja sama dengan pemerintah, perguruan tinggi, sekolah, komunitas budaya, media massa, dan berbagai elemen masyarakat. Ke depan, Yayasan Pakem Maddhu berkomitmen menjadikan bahasa, sastra, dan Aksara Madura tidak hanya sebagai warisan budaya yang harus dilestarikan, tetapi juga sebagai identitas masyarakat Madura yang terus dikembangkan, diwariskan, dan diaktualisasikan secara kreatif dalam kehidupan masyarakat lokal, nasional, maupun global.